Banyumulek,13 Februari 2026
Kegiatan gotong royong membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Banyumulek berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Sejak pagi hari, warga sudah berkumpul dengan membawa peralatan seperti cangkul, sabit, sapu, dan karung sampah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Banyumulek yang turut hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan arahan sekaligus motivasi agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Banyumulek menyampaikan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, melainkan wujud kepedulian dan penghormatan kepada para leluhur yang telah mendahului. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan TPU secara berkelanjutan, sehingga lingkungan pemakaman tetap rapi, nyaman, dan terawat. Kehadiran beliau secara langsung menjadi penyemangat tersendiri bagi warga.
Kegiatan ini juga didampingi oleh Kepala Kewilayahan Desa Banyumulek yang berperan mengoordinasikan warga di setiap dusun. Dengan penuh tanggung jawab, beliau membagi tugas secara merata agar proses pembersihan berjalan efektif. Ada yang memangkas rumput liar, membersihkan sampah plastik, merapikan jalan setapak, hingga memperbaiki pagar yang rusak.
Kepala Kewilayahan Desa Banyumulek juga memastikan seluruh peserta bekerja dengan aman dan tetap menjaga kekompakan. Ia berkeliling memantau pekerjaan warga, sesekali membantu secara langsung, serta memberikan arahan teknis agar hasil pembersihan maksimal. Kerja sama yang solid antara pemerintah desa dan masyarakat terlihat nyata dalam kegiatan tersebut.
Partisipasi aktif Desa Banyumulek menjadi kunci suksesnya kegiatan gotong royong ini. Kaum bapak, ibu, hingga para pemuda bergotong royong tanpa mengenal lelah. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika mereka saling membantu dan bercanda ringan di sela-sela pekerjaan, menciptakan nuansa kekeluargaan yang hangat.
Tidak hanya membersihkan area makam, warga juga merapikan akses jalan menuju TPU agar lebih mudah dilalui peziarah. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian diangkut bersama untuk dibuang pada tempat yang telah disediakan. Upaya ini menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, TPU Desa Banyumulek tampak lebih bersih, rapi, dan asri. Gotong royong ini tidak hanya menghasilkan lingkungan yang tertata, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Melalui kepemimpinan yang solid dan partisipasi aktif seluruh masyarakat, semangat kebersamaan di Desa Banyumulek terus terjaga dan menjadi contoh positif bagi generasi mendatang.
aRtIkeL: JaY/kY